Kisah Inspiratif Cara Tuhan Memberikan Pertolongan

Saat berada dalam sebuah masalah, pasti kebanyakan dari kita akan lari ke hadapan Tuhan. Dimana Tuhanlah yang paling bisa memberikan kita jawaban dan ketabahan.

Walaupun terkadang kita lupa dengan Tuhan, namun ia tetap menyayangi kita dan memberikan kita semua jalan terbaik di hidup ini.

Ada banyak sekali kisah yang menggambarkan tentang Tuhan dan kebanyakan kisah tersebut sangat inspiratif dan membuat kita teringat dengan Tuhan.

Tidak ada kesepahaman mengenai konsep ketuhanan. Konsep ketuhanan dalam agama samawi meliputi definisi monoteistis tentang Tuhan dalam agama Yahudi, pandangan Kristen tentang Tritunggal, dan konsep Tuhan dalam Islam.

Agama-agama dharma juga memiliki pandangan berbeda-beda mengenai Tuhan. Konsep ketuhanan dalam agama Hindu tergantung pada wilayah, sekte, kasta, dan beragam, mulai dari panenteistis, monoteistis, politeistis, bahkan ateistis.

Keberadaan sosok ilahi juga diakui oleh Gautama Buddha, terutama Śakra dan Brahma. Di bawah ini ada sedikit cerita tentang Tuhan.

Di sebuah desa yang terletak di bantaran sungai, terdapat sebuah kuil yang kerap dikunjungi warga. Kuil tersebut diurus oleh seorang pendeta yang sangat taat beribadah. Suatu hari pada peralihan musim, turun hujan deras yang menyebabkan sungai meluap.

Perlahan tapi pasti, air mulai memasuki rumah warga hingga setinggi mata kaki. Sebagian besar warga kemudian mengungsikan diri sambil membawa barang berharga.

Kisah Inspiratif Cara Tuhan Memberikan Pertolongan

Salah satu warga yang mengungsi memperingatkan pendeta yang masih berdoa di kuil untuk segera pergi dari desa.

Pendeta itu berkata, ‘Dasar tak beriman! Kamu pikir aku akan pergi begitu saja? Tak seperti kalian, aku yakin Tuhan akan menyelamatkanku. Pergilah saja duluan!’

Hujan masih berlanjut, kali ini ketinggian air sudah mencapai pinggang. Warga yang tersisa mengeluarkan perahu karet dan menyelamatkan diri.

Beberapa warga memeriksa kuil dan menemukan pendeta duduk di atas mejanya. Mereka memaksanya naik ke perahu, namun pendeta itu tetap menolak untuk pergi dengan alasan yang sama.

Pendeta yang taat itu terus berdoa di ruangannya. Tapi hujan yang turun belum menunjukkan tanda-tanda akan berhenti. Air pun terus naik hingga pendeta harus naik ke atap.

Beberapa saat kemudian, helikopter tim SAR datang dan menjemputnya. Pendeta itu masih menolak untuk mengungsi.

Ia yakin bahwa Tuhan akan menyelamatkannya. Karena keadaan yang semakin berbahaya, helikopter pun meninggalkanya.

Satu jam berlalu sejak helikopter tadi mendatangi pendeta, hujan masih deras dan si pendeta mulai kesulitan untuk bertahan di atap. Ia mulai panik dan berkata,

‘Tuhan, aku sudah selalu taat menyembahmu. Aku percaya engkau kan menyelamatkanku. Tapi mengapa kau biarkan aku menderita terus begini?’

Sesaat kemudian muncul suara, ‘Aku tahu engkau taat padaku. Aku telah mencoba menyelamatkanmu tiga kali. Satu dengan orang yang memperingatkanmu mengungsi, dua dengan perahu karet, dan yang terakhir dengan helikopter.’

Cerita inspiratif singkat tentang pendeta di atas menggambarkan orang taat beragama yang terlalu fanatik. Saking fanatiknya terhadap Tuhan, ia menjadi tidak bisa berpikir dengan logis dan rasional.

Lewat cerita tadi kita bisa belajar, Tuhan mendengarkan semua keluhan makhluk-makhluknya. Hanya saja, terkadang pertolongan dari Tuhan kita abaikan. Hasilnya, banyak kesempatan dalam hidup yang terlewatkan begitu saja.

Itulah cerita inspiratif mengenai Tuhan yang mungkin bisa membuat kalian semakin sayang kepada nya.

Semoga artikel ini dapat berguna dan bermanfaat terutama bagi kalian yang seringkali meninggalkan doa untuk kembali kepada Tuhan.