Kisah Hidup Penulis Harry Potter Bernama J.K. Rowling ini Bisa Dijadikan Motivasi Hidup

J.K. Rowling

Kisah hidup dan ketenaran J.K Rowling telah terdokumentasi dengan snagat baik. Dimana wanita hebat umi sangat dikenal sebagai salah satu seorang penulis yang berjuang dengan berbagai imajinasi dan juga mimpinya yang sangat besar. Dimana ia jtelah hidup dengan berbagai kisah yang cungguh menginspirasi banyak orang. Karena tidak ada mantera maupun sihir yang membuatnya mimpi itu terwujud, melainkan sebuah kerja keras dan pelajaran dalam kisah hidupnya.

Tahukah kalian, bahwa Rowling sat itu berkonsentrasi menulis novel berjudul Harry Potter-nya. Pilihan ini yang membuat dirinya stres dan tidak memiliki masukan. Tetapi, Rowling ini telah bertekad sejak awal jika ingin menjadi seorang penulis. Setelah ia mengetahui apa yang ditulis, ia memiliki mental yang sempurna menjadi seorang penulis dan merasa sangat bahagia dan berimajinasi.

Tetapi ibu daripada penulis hebat ini, yaitu J.K. Rowling meninggal dunia karena terjadi kompilkasi multiple sclerosis di usianya 45 tahun, dan usia JK. Sendiri baru berada di usia 25 tahun. Ia sendiri dikabarkan oleh ayahnya mengenai kematian ibunya daan saat ia sedang menulis Harry Potter. Ia juga trauma karena kehilangan ibunya di usia muda ini dan ia merasa menyesal, karena ibunya tidak pernah tahu jika dia menulis novel Harry Potter.

Rowling juga mengatakan kenyataan pahit jika ia selalu ingat dengan imbunya hampir setiap hari, ia sangat merindukan ibunya yang selalu mendengarkan cerita dan keluh kesah yang dialaminya sepanjang hari. Kehilangan ibunya ini membuat ia terinspirasi tema kematian dalam sebuah novel Harry Potter. Selama masa sulinya dalam hidup, Rowling juga mengalami depresi berat baik dari kegagalan pernikahan dan tidak menghasilkan cukup uang untuk menghidupi anak dan putrinya bernama Jessica. Bahwa di masa kelamnya ia pernah berniat akna melakukan bunuh diri, tetapi melihat putri kecilnya pemikiran buruk ini terbuang jauh.

Ia juga sadar bahwa anaknya tidak akan bisa tumbuh dengan seorang ibu yang memiliki kondisi psikis buruk. Saat ini dia sering menceritakan masa depresi yang dialami agar memberikan penguatan bagi kalian yang saat ini sedang berjuang. Tidak sampai disitu saja, harry Potter ini juga ditolak oleh cukup banyak penerbit. Tetapi wanita hebat ini terus berjuang menghadapi kegagalan yang terjadi. Akhirnya ia mampu melaluinya dan diiringi dengan penghasilan yang besar. Tetapi Rowling tetap bekerja keras membuat tulisan yang lebih menarik lagi.