Cerita Inspirasi Rakyat Batu Kuwung

Asal Usul Batu Kuwung menceritakan seorang pemimpin yang kikir dan sewenang-wenang terhadap rakyatnya.

Dahulu, ada seorang saudagar yang kaya raya. Saudagar ini prilakunya buruk. la sombong dan kikir. Karena budi pekertinya yang buruk penduduk desa sangat membencinya.

Setiap harinya ia hanya berhura-hura , bermain judi di Situs Slot tanpa henti , menang banyak , akan tetapi ia tidak pernah mau bersedekah kepada orang yang sedang kesusahan.

Pada suatu hari, sang Saudagar kedatangan seorang pengemis berkaki pincang meminta makanan. Bukannya memberi, saudagar itu malah menghardik dan mencaci maki, “Enak saja kamu minta-minta. Kau kira hartaku ini milik nenek moyangmu, sudah, pergi sana!”

Si Pengemis didorong oleh saudagar yang kaya raya dari hasil bermain judi di Link Alternatif Ibcbet terpercaya hingga jatuh tersungkur. Mendapat perlakuan seperti itu, si Pengemis pun murah.

“Dasar manusia sombong! Tunggulah, sebentar lagi kau akan mendapat balasan akibat perbuatanmu ini!” kata si Pengemis sambil bangkit berdiri kemudian pergi tanpa menoleh lagi.

Keesokan harinya, ketika Saudagar bangun dari tidur, kedua kakinya sulit digerakkan. Ia tak mampu bangkit dari kasurnya. Ia pun panik. la perintahkan kepada pengawainya mencari tabib, dukun atau orang sakti

untuk mengobati penyakitnya. Namun, tak satu pun orang pintar yang berhasil mengobatinya. Saudagar itu pun berjanji bahwa ia akan memberikan setengah dari harta kekayaannya, kepada siapa saja yang dapat menyembuhkan penyakitnya.

Mendengar hal itu, si Pengemis berkaki pincang datang kembali dan menjelaskan apa yang menjadi penyebab lumpuhnya kaki Saudagartersebut.

“Musibah yang menimpa dirimu disebabkan oleh sifatmu yang sombong dan kikir. Ada beberapa syaratjika kau ingin sembuh.. Pertama, harus rendah hati dan pemurah. Kedua, pergilah bertapa di atas batu cekung selama tujuh hari tujuh malam. Ketiga, penuhi janjimu untuk

“membagi separuh kekayaan kepada orang miskin di sekitar rumahmu”.

Dengan dibantu oleh pelayannya berangkatlah sang Saudagar untuk bertapa di atas batu cekung selama tujuh hari tujuh malam.

Pada hari terakhir pertapaan, keajaiban pun terjadi. Dari pusat batu cekung tersebut menyemburlah sumber mata air panas.

Saudagar itu menghentikan tapanya, ia mandi dengan sumber mata air panas. Sungguh aneh, kedua kakinya yang semula lumpuh, kini dapat ia gerakkan kembali. Setelah berendah agak lama ia pun kin dapat berjalan dengan normal.

Setelah yakin sembuh pulih seperti sedia kala, saudagar itu kembali ke rumahnya. la memenuhi janjinya, membagi-bagikan separo harta kepada orang-orang miskin di sekitar tempat tinggalnya. la betul-betul telah berubah.

Jika ada pengemis datang buru-buru ia memberikan uang atau makanan sepantasnya. Ketika menikah ia tidak memilih putri orang kaya melainkan memilih gadis desa anak seorang petani miskin.

Kiranya pengalaman pahit nya dulu tak bisa berjalan telah membuatnya insyaf, tidak lagi sombong, melainkan suka menolong sesama.

Orang-orang yang dulu membencinya kini berbalik menyukainya. Perdagangannya semakin lancar, ia bertambah kaya raya.

Penduduk setempat menyebut istilah cekung dengan Kuwung, maka Batu Cekung yang telah menjadi sebab kesembuhan si Saudagar disebut Batu Kuwung.

Konon, berbagai macam penyakit dapat sembuh apabila mandi dengan sumber mata air panas Batu Kuwung yang terletak di kaki Gunung Karang.

Dari cerita legenda ini, kita semua bisa mendapatkan pesan moralnya dimana jika kita senang memberi, kita pasti juga akan mendapatkan balasan yang lebih banyak.

Karena itulah, untuk kalian yang saat ini masih merasa sedikit memberi, ada baiknya kalian perbanyak. Tak harus dengan jumlah banyak yang penting kalian ikhlas.

Dan bilamana kalian ingin memberi dengan jumlah yang banyak tetapi belum punya cukup uang, maka kalian bisa bermain judi di CERIASLOT, Situs Judi Slot Jackpot Terbesar 2021 untuk menghasilkan banyak uang.

Selain itu, tak harus juga kalian berikan langsung ke orang – orang tak mampu namun bisa lewat berbagai tempat ibadah yang kalian percaya. Semoga bermanfaat.

Asal Usul Batu Kuwung menceritakan seorang pemimpin yang kikir dan sewenang-wenang terhadap rakyatnya.

Dahulu, ada seorang saudagar yang kaya raya. Saudagar ini prilakunya buruk. la sombong dan kikir. Karena budi pekertinya yang buruk penduduk desa sangat membencinya.

Pada suatu hari, sang Saudagar kedatangan seorang pengemis berkaki pincang meminta makanan. Bukannya memberi, saudagar itu malah menghardik dan mencaci maki, “Enak saja kamu minta-minta. Kau kira hartaku ini milik nenek moyangmu, sudah, pergi sana!”

Si Pengemis didorong oleh saudagar hingga jatuh tersungkur. Mendapat perlakuan seperti itu, si Pengemis pun murah.

“Dasar manusia sombong! Tunggulah, sebentar lagi kau akan mendapat balasan akibat perbuatanmu ini!” kata si Pengemis sambil bangkit berdiri kemudian pergi tanpa menoleh lagi.

Keesokan harinya, ketika Saudagar bangun dari tidur, kedua kakinya sulit digerakkan. Ia tak mampu bangkit dari kasurnya. Ia pun panik. la perintahkan kepada pengawainya mencari tabib, dukun atau orang sakti

untuk mengobati penyakitnya. Namun, tak satu pun orang pintar yang berhasil mengobatinya. Saudagar itu pun berjanji bahwa ia akan memberikan setengah dari harta kekayaannya, kepada siapa saja yang dapat menyembuhkan penyakitnya.

Mendengar hal itu, si Pengemis berkaki pincang datang kembali dan menjelaskan apa yang menjadi penyebab lumpuhnya kaki Saudagartersebut.

“Musibah yang menimpa dirimu disebabkan oleh sifatmu yang sombong dan kikir. Ada beberapa syaratjika kau ingin sembuh.. Pertama, harus rendah hati dan pemurah. Kedua, pergilah bertapa di atas batu cekung selama tujuh hari tujuh malam. Ketiga, penuhi janjimu untuk

“membagi separuh kekayaan kepada orang miskin di sekitar rumahmu”.

Dengan dibantu oleh pelayannya berangkatlah sang Saudagar untuk bertapa di atas batu cekung selama tujuh hari tujuh malam.

Pada hari terakhir pertapaan, keajaiban pun terjadi. Dari pusat batu cekung tersebut menyemburlah sumber mata air panas.

Saudagar itu menghentikan tapanya, ia mandi dengan sumber mata air panas. Sungguh aneh, kedua kakinya yang semula lumpuh, kini dapat ia gerakkan kembali. Setelah berendah agak lama ia pun kin dapat berjalan dengan normal.

Setelah yakin sembuh pulih seperti sedia kala, saudagar itu kembali ke rumahnya. la memenuhi janjinya, membagi-bagikan separo harta kepada orang-orang miskin di sekitar tempat tinggalnya saat ia sedang memainkan permainan judi online uang asli resmi di Indonesia, yang mana salah satu permainan yang ia mainkan adalah judi poker online di situs poker online Indonesia. la betul-betul telah berubah.

Jika ada pengemis datang buru-buru ia memberikan uang atau makanan sepantasnya. Ketika menikah ia tidak memilih putri orang kaya melainkan memilih gadis desa anak seorang petani miskin.

Kiranya pengalaman pahit nya dulu tak bisa berjalan telah membuatnya insyaf, tidak lagi sombong, melainkan suka menolong sesama. Kisah nya ini ua tuangkan dalam situs resmi milik nya dalam link https://www.17hertz.com/ yang kini banyak yang mengunjungi nya setiap harinya, dimana situs nya ini bisa diakses secara online dimana dan kapan saja kalian mau.

Orang-orang yang dulu membencinya kini berbalik menyukainya. Perdagangannya semakin lancar, ia bertambah kaya raya.

Penduduk setempat menyebut istilah cekung dengan Kuwung, maka Batu Cekung yang telah menjadi sebab kesembuhan si Saudagar disebut Batu Kuwung.

Konon, berbagai macam penyakit dapat sembuh apabila mandi dengan sumber mata air panas Batu Kuwung yang terletak di kaki Gunung Karang.

Dari cerita legenda ini, kita semua bisa mendapatkan pesan moralnya dimana jika kita senang memberi, kita pasti juga akan mendapatkan balasan yang lebih banyak.

Karena itulah, untuk kalian yang saat ini masih merasa sedikit memberi, ada baiknya kalian perbanyak. Tak harus dengan jumlah banyak yang penting kalian ikhlas.

Selain itu, tak harus juga kalian berikan langsung ke orang – orang tak mampu namun bisa lewat berbagai tempat ibadah yang kalian percaya. Semoga bermanfaat.

Inspirasi Dari Legenda dan Asal Mula Gunung Merapi

Gunung Merapi berada di perbatasan dua provinsi, yaitu Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Gunung merapi terbaik dan populer dikalangan bettor agen slot terpercaya ini berada di Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan di beberapa kabupaten di Provinsi Jawa Tengah seperti Kabupaten Magelang, Boyolali, dan Klaten.

Menurut cerita masyarakat setempat yang sangat menyukai permainan Idn Poker Online tersebut, dahulu daerah yang kini ditempati oleh Gunung Merapi masih berupa tanah datar.

Oleh karena suatu keadaan yang sangat mendesak, para dewa di Kahyangan bersepakat untuk memindahkan Gunung Jamurdipa yang ada di Laut Selatan ke daerah tersebut.

Namun setelah dipindahkan, Gunung Jamurdipa yang semula hanya berupa gunung biasa (tidak aktif) berubah menjadi gunung berapi.

Apa yang menyebabkan Gunung Jamurdipa berubah menjadi gunung berapi setelah dipindahkan ke daerah tersebut? Ikuti kisahnya dalam cerita Asal Mula Gunung Merapi berikut ini!

Alkisah, Pulau Jawa adalah satu dari lima pulau terbesar di Indonesia. Konon, pulau ini pada masa lampau letaknya tidak rata atau miring.

Oleh karena itu, para dewa di Kahyangan bermaksud untuk membuat pulau tersebut tidak miring. Dalam sebuah pertemuan, mereka kemudian memutuskan untuk mendirikan sebuah gunung yang besar dan tinggi di tengah-tengah Pulau Jawa sebagai penyeimbang.

Maka disepakatilah untuk memindahkan Gunung Jamurdipa yang berada di Laut Selatan ke sebuah daerah tanah datar yang terletak di perbatasan Kabupaten Sleman Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Kabupaten Magelang, Boyolali, serta Klaten Provinsi Jawa Tengah.

Sementara itu, di daerah di mana Gunung Jamurdipa akan ditempatkan terdapat dua orang empu yang sedang membuat keris sakti. Mereka adalah Empu Rama dan Empu Pamadi yang memiliki kesaktian yang tinggi.

Oleh karena itu, para dewa terlebih dahulu akan menasehati kedua empu tersebut agar segera pindah ke tempat lain sehingga tidak tertindih oleh gunung yang akan ditempatkan di daerah itu.

Raja para dewa, Batara Guru pun segera mengutus Batara Narada dan Dewa Penyarikan beserta sejumlah pengawal dari istana Kahyangan untuk membujuk kedua empu tersebut.

Setiba di tempat itu, utusan para dewa langsung menghampiri kedua empu tersebut yang sedang sibuk menempa sebatang besi yang dicampur dengan bermacam-macam logam.

Betapa terkejutnya Batara Narada dan Dewa Penyarikan saat menyaksikan cara Empu Rama dan Empu Pamadi membuat keris.

Kedua Empu tersebut menempa batangan besi membara tanpa menggunakan palu dan landasan logam, tetapi dengan tangan dan paha mereka.

Kepalan tangan mereka bagaikan palu baja yang sangat keras. Setiap kali kepalan tangan mereka pukulkan pada batangan besi membara itu terlihat percikan cahaya yang memancar.

“Maaf, Empu! Kami utusan para dewa ingin berbicara dengan Empu berdua,” sapa Dewa Penyarikan.

Kedua empu tersebut segera menghentikan pekerjaannya dan kemudian mempersilakan kedua utusan para dewa itu untuk duduk.

“Ada apa gerangan, Pukulun? Ada yang dapat hamba bantu?” tanya Empu Rama. “Kedatangan kami kemari untuk menyampaikan permintaan para dewa kepada Empu,” jawab Batara Narada.

“Apakah permintaan itu?” tanya Empu Pamadi penasaran,” Semoga permintaan itu dapat kami penuhi.”

Batara Narada pun menjelaskan permintaan para dewa kepada kedua empu tersebut. Setelah mendengar penjelasan itu, keduanya hanya tertegun. Mereka merasa permintaan para dewa itu sangatlah berat.

“Maafkan hamba, Pukulun! Hamba bukannya bermaksud untuk menolak permintaan para dewa. Tapi, perlu Pukulun ketahui bahwa membuat keris sakti tidak boleh dilakukan sembarangan, termasuk berpindah-pindah tempat,” jelas Empu Rama.

“Tapi Empu, keadaan ini sudah sangat mendesak. Jika Empu berdua tidak segera pindah dari sini Pulau Jawa ini semakin lama akan bertambah miring,” kata Dewa Penyarikan.

“Benar kata Dewa Penyarikan, Empu. Kami pun bersedia mencarikan tempat yang lebih baik untuk Empu berdua,” bujuk Empu Narada.

Meskipun telah dijanjikan tempat yang lebih baik, kedua empu tersebut tetap tidak mau pindah dari tempat itu.

“Maaf, Pukulun! Kami belum dapat memenuhi permintaan itu. Kalau kami berpindah tempat, sementara pekerjaan ini belum selesai, maka keris yang sedang kami buat ini tidak sebagus yang diharapkan. Lagi pula, masih banyak tanah datar yang lebih bagus untuk menempatkan Gunung Jamurdipa itu,” kata Empu Pamadi.

Melihat keteguhan hati kedua empu tersebut, Empu Narada dan Dewa Penyaringan mulai kehilangan kesabaran. Oleh karena mengemban amanat Batara Guru, mereka terpaksa mengancam kedua empu tersebut agar segera pindah dari tempat itu.

“Wahai, Empu Rama dan Empu Pamadi! Jangan memaksa kami untuk mengusir kalian dari tempat ini,” ujar Batara Narada.

Kedua empu tersebut tidak takut dengan acaman itu karena mereka merasa juga sedang mengemban tugas yang harus diselesaikan.

Oleh karena kedua belah pihak tetap teguh pada pendirian masing-masing, akhirnya terjadilah perselisihan di antara mereka.

Kedua empu tersebut tetap tidak gentar meskipun yang mereka hadapi adalah utusan para dewa. Dengan kesaktian yang dimiliki, mereka siap bertarung demi mempertahankan tempat itu.

Tak ayal, pertarungan sengit pun tak terhindarkan. Meskipun dikeroyok oleh dua dewa beserta balatentaranya, kedua empu tersebut berhasil memenangkan pertarungan itu.

Batara Narada dan Dewa Penyarikan yang kalah dalam pertarungan itu segera terbang ke Kahyangan untuk melapor kepada Batara Guru.

“Ampun, Batara Guru! Kami gagal membujuk kedua empu itu. Mereka sangat sakti mandraguna,” lapor Batara Narada.

Mendengar laporan itu Batara Guru menjadi murka. “Dasar memang keras kepala kedua empu itu. Mereka harus diberi pelajaran,” ujar Batara Guru.

“Dewa Bayu, segeralah kamu tiup Gunung Jamurdipa itu!” seru Batara Guru. Dengan kesaktiannya, Dewa Bayu segera meniup gunung itu.

Tiupan Dewa Bayu yang bagaikan angin topan berhasil menerbangkan Jamurdipa hingga melayang-layang di angkasa dan kemudian jatuh tepat di perapian kedua empu tersebut.

Kedua empu yang berada di tempat itu pun ikut tertindih oleh Gunung Jamurdipa hingga tewas seketika.

Menurut cerita dari POKER CLICK 88, roh kedua empu tersebut kemudian menjadi penunggu gunung itu. Sementara itu, perapian tempat keduanya membuat keris sakti berubah menjadi kawah.

Oleh karena kawah itu pada mulanya adalah sebuah perapian, maka para dewa mengganti nama gunung itu menjadi Gunung Merapi.

Inspirasi Dari Legenda Asal Mula Negeri Lempur

Dahulu kala, di hutan belantara, berdiri sebuah kerajaan Pamuncak tiga kaum. Seperti namanaya, Kerajaan itu di perintah oleh tiga orang bersaudara. Adapun ke tiga orang bersaudara tersebut yaitu: Rencong Talang, Pamuncak Tanjung Seri, dan Pamuncak Koto Tapus.

Ketiga bersaudara itu hidup dengan rukun dan damai, adapun jika salah satu di antara mereka ada yang kewalahan atau ada dalam kesulitan maka yang lainnya turun tangan untuk membantunya.

Dan sebaliknya, jika mendapat sebuah yang membuat senang mereka tidak lupa untuk saling berbagi.

Suatu ketika, hasil panen rakyat di wilayah kekuasaan Pemuncak Rencong Talang sungguh melimpah. Dengan melimpahnya hasil panen kali ini, Pemuncak Rencong Talang bermaksud mengadakan pesta panen dengan mengundang beberapa kerabat untuk Daftar Situs Judi Slot Online. Ternyata mereka mengadakan pesta judi slot di kampungnya.

Karena tidak bisa hadir, Maka Pemuncak Tanjung Seri pun mengutus Isteri dan kedua anaknya untuk menghadiri pesta panen tersebut.

Dan berangkatlah Isteri dan kedua anak dari Pemuncak Tanjung Seri ke pesta panen yang diadakan di negeri Pemuncak Rencong Talang.

Setelah beberapa hari melakukan perjalanan tibalah di tempat dimana pesta itu berlangsung. Hari kenduri dan pesta panen pun tiba.

Seperti yang telah di rundingkan bahwa pesta tersebut akan di adakan selama tiga hari tiga malam. Semua Rakyat pun sangat bergembira dan sangat menikmati pesta tersebut.

Tepat pada malam ketiga pesta panen Situs IDN Poker Terpercaya 2021 itu, hadirlah anak dara dari Pamuncak Tanjung Seri. Karena kecantikannya Anak dara dari Tanjung Seri tersebut pun menjadi incaran para pemuda.

Berlangsungnya pesta tersebut pun sangat meriah, sampai tak terasa semua yang mengikuti pesta tersebut larut dalam kegembiraan hingga tak terasa ayam jantan pun telah berkokok berkali-kali, yang menandakan pagi hari akan segera tiba, akhirnya si ibu gadis itupun mengajak anaknya pulang.

“Pulang yu nak, sudah pagi, sebentar lagi siang”, kata ibunya.

Tapi, saking masih asyiknya di pesta itu gadis itu pun tidak menghiraukan panggilan dari ibunya. Sampai ada seorang pemuda di dekatnya yang bertanya pada gadis itu,

“Siapa perempuan tua yang memanggilmu itu?” tanya pemuda itu.

Mendengar pertanyaan pemuda itu ia pun segera menjawab, “Oo…, perempuan itu adalah pembantu saya.” tegas gadis itu tidak mengakui itu adalah ibunya.

Sakit hati sang ibu mendengar hal itu. Ia tak menyangka anak gadisnya akan berbicara seperti itu, sampai Ia tega tidak mengakui bahwa ia adalah ibunya yang ada malah menganggap ia sebagai pembantunya. Tapi sang ibu hanya memendam rasa sakit hatinya itu.

Keesokan harinya, kedua anak dari Pamuncak Tanjung Seri dan isterinya pulang kembali ke negerinya.

Di kisahkan ketika rombongan itu tiba di daerah antara Pulau Sangkar dan Lolo yang berawa dan berlumpur itu.

Terlihat gadis yang merupakan seorang gadis raja itu tidak mau berdekatan dengan ibunya, dan hal itu juga yang akhirnya menambah rasa sakit hati ibunya.

Kemudian, ibunya (Isteri Pamuncak Tanjung Seri) itu pun berdo’a kepada Tuhan agar anak gadisnya yang durhaka itu di makan oleh rawa lumpur.

Dan ternyata Tuhan mengabulkan do’anya. Si dara gadis cantik nan rupawan itu kakinya terjerat oleh rawa yang berlumpur itu, sehingga ia terbenam makin dalam.

Ia pun menangis, berteriak minta tolong kepada ibu dan pengawalnya. Tapi, baik pengawal maupun ibunya tidak menghiraukannya, seraya berkata;

“Aku bukan ibumu, Aku hanyalah pembantumu.” kata si ibu.

Sementara, si gadis cantik itu meraung sambil berkata, “Tolooong…, tooloooong ibu, maafkanlah Aku, Aku tidak akan lagi berbuat seperti itu, Aku tidak akan lagi durhaka kepadamu.”

Namun ibunya sama sekali tidak menghiraukan gadis itu. Malah ia mengambil gelang dan Selendang Jambi yang di pakai anaknya. Setelah di ambil barang tersebut, maka gadis itu tenggelam semakin dalam hingga hanyut, hilang tak terlihat batang hidungnya lagi.

Terhitung setelah kejadian itu, tempat si gadis itu hanyut dalam lumpur itu, tempat itu kemudian dinamakan negeri lempur oleh penduduknya, dan nama lempur tersebut berasal dari kata Lumpur.

Sementara itu, gelang yang tadi di ambil dari gadis itu di buang di sebuah tebat, sehingga tebat tersebut dinamakan Tebat Gelang. Kemudian, kain panjang atau Selendang Jambi yang tadi pun di buang pula ke dalam tebat lainnya, sehingga tebat itu di beri nama Tebat Jambi.

Kisah Inspiratif Yasa Paramitha Singgih

Yasa Paramita Singgih bisa menjadi salah satu generasi jaman now yang sukses berkat akulturasi bakat, kerja keras, kondisi lingkungan, dan didukung kemajuan teknologi masa kini.

Anak muda inspiratid kelahiran Bekasi 23 April 1995 ini merupakan anak ke tiga dari tiga bersaudara yang menjadi pendiri “Men’s Republic” pendatang baru yang menjual produk yang dikhususkan untuk pria dan bisa menerobos omset penjualan milyaran rupiah yang berfokus pada penjualan secara online baik produk miliknya sendiri atau produk milik orang lain.

Yasa bukanlah orang yang terlahir dari keluarga kaya sehingga sangat menghargai dan terbiasa dengan kerja keras.

Awal mulai ia berusaha mandiri adalah saat ayahnya Marga Singgih terdiagnosa penyakit jantung dan harus menjalani operasi pemasangan ring yang butuh biaya besar.

Kondisi ini yang membuatnya memberanikan diri untuk memulai usaha di usia yang sangat belia kelas 3 SMP.

Menjadi Master of Ceremony, berbisnis lampu hias warna – warni merupakan deretan awal usahanya untuk mandiri, sebelum akhirnya sbeuah buku ihspiratif “the Power of Kepepet” karya Jaya Setiabudi yang membuatnya termotivasi untuk berbisnis mandiri.

Temannya yang memiliki usaha konveksi (milik ayahnya) merupakan titik balik Yasa memiliki usaha mandiri dan menuju bisnis yang kelak dikenal dengan nama Men’s Republic.

Awal mula Yasa memesan kaos pada temannya dengan desain yang dia buat sendiri walaupun dia paksakan akibat baru belajar desain.

Kondisi kepepet pula yang membuat dia jatuh bangun menghabiskan stok kaos yang dia beli dari tanah abang. Saat pertama dia jualan kaos, dari 24 kaos yang dia beli hanya laku dua, dimana satunya dibeli ibunya sendiri karena kasihan.

Usaha keras tak pernah membohongi hasil. Setiap proses jatuh bangun dalam menjual kaos memberi pelajaran yang tak ternilai bagi Yasa.

Perlahan, Yasa mulai memahami ceruk bisnis kaos dan mulai bisa beradaptasi dalam habitat barunya itu.

Kiwa mudanya langsung tertantang untuk membuka bisnis baru, yaitu kafe yang diberi nama “Ini The Kopi” di kawasan Kebun Jeruk.

Awalnya sukes dan bisa membuka cabang baru di Mall Ambassador Jakarta Selatan, 6 bulan setelah buka. Namun kesibukan sekolah yang waktu itu masih SMA ditambah 2 bisnis membuat kafenya bangkrut dan harus ditutup dari keuntungan jualan kaos.

Pelajaran bisnis yang dipetik Yasa dari kafe tersebut adalah bahwa bisnis harus fokus. Selepas Ujian Nasional, Yasa akhirnya menutup bisnis kafe dan juga tutup sementara bisnis kaosnya.

Yasa melihat ceruk bisnis baru dengan melihat data penjualan kaos sebelumnya. Bisnis baru yang dia buka adalah jualan aneka produk pria. Men’s Republic dia pilih sebagai nama merk usahanya. 

Pengalaman bangkrut sebelumnya membuat dia rajin belajar membaca data. Ternyata pembeli kaos sebelumnya rata-rata adalah usia 15 tahun- 25 tahun dengan kemampuan membeli barang tentu saja diharga ratusan ribu saja.

Yasa tak ingin mengulang kembali strategi lama dengan menjualkan produk orang lain. Yang dia lakukan saat ini adalah mencari mitra bisnis.

Akhirnya dalam proses pencarian mitra, Yasa bisa menjali kerjasama dengan salah satu pabrik sepatu di Bandung yang memberinya 250 pasang sepatu yang harus dijual dengan tenggat waktu selama dua bulan.

Survey dan riset data kecil – kecilan yang dilakukan Yasa, akhirnya memberikan hasil produknya yang ia jual di kisaran harga 195 ribu – 390 ribu dengan menyasar kalangan anak muda.

Kisah Hamzah Izzulhaq

Hamzah Izzulhaq lahir pada tanggal 26 April tahun 1993 di Jakarta. Panggilan akrab sehari-hari biasa dipanggil Hamzah.

Hamzah berasal dari keluarga menengah namun tetap terlihat sederhana. Ayah Hamzah adalah seorang dosen, dan Ibunda seorang guru di tingkat SMP.

Dari profesi Ayah dan Ibu, secara ekonomi mencukupi dan tidak kekurangan, tetapi Hamzah memiliki dorongan yang kuat dari dalam dirinya untuk menjadi anak yang mandiri.

Akibatnya, Hamzah sering memanfaatkan waktu luangnya untuk mencari penghasilan bersama teman-temannya yang ekonominya tergolong masih belum mencukupi dengan bermain Sbobet88 Digital.

Pada saat ia kelas 5 SD, Hamzah memang sudah memiliki bakat berbisnis. Ia mulai berdagang dengan menjual berbagai jenis permainan anak – anak di masa itu.

Contoh permainan yang paling digemari adalah kelereng dan petasan. Selain itu, Hamzah juga mencoba menjual Koran dan menawarkan jasa ojek paying di musim hujan, bahkan mengamen pun dicoba Hamzah bersama teman – temannya.

Ia melakukan kegiatan bisnis ini diluar sepengetahuan orang tua sehingga ia bis amelanjutkan kegiatan bisnis ini bersama teman – teman sampai ke bangku SMP.

Setelah duduk dibangku SMP, Hamzah senang menghabiskan waktu luang di warnet untuk bermain game, sementara bermain di warnet membutuhkan biaya dan orang tua Hamzah tidak memberikan uang untuk bermain di warnet.

Akhirnya Hamzah menggali potensi bermain game-nya sampai akhirnya menghasilkan uang. Hamzah sangat jago dalam bermain game online dan sering meraih level paling tinggi.

Dari akun bermain game yang sudah mencapai level tertinggi ini untuk bisa menghasilkan uang, hamzah menjual akunnya ke lawan bermain atau orang lain yang berminat untuk membeli akun tersebut.

Sistem jual akun ini dilakukan lewat online. Dari jual akun ini Hamzah pernah mendapatkan penghasilan Rp 1.200.000 per satu akun.

Di masa SMA, Hamzah semakin berpikiran dewasa, di masa ini Hamzah mulai memikirkan untuk merintis bisnis.

Bisnis yang dirintis berawal dari jualan pulsa dan penjualan buku sekolah setiap semester. Buku sekolah ini Dia dapat dari pamannya yang bekerja di sebuah toko buku besar di Jakarta.

Dari toko buku ini Hamzah mendapat diskon 30%, kemudian buku dijual ke teman-teman dan kakak kelas dengan harga diskon 10%, jadi keuntungan yang didapat Hamzah per buku adalah 20%. Saat itu jika diuangkan penghasilan Hamzah senilai Rp950.000 per semester.

Dari total penghasilan yang diperoleh, Hamzah mencoba untuk mengembangkan bisnis dengan membuka konter pulsa.

Namun dalam bisnis konter ini belum ada kemajuan, bahkan gulung tikar karena pulsa yang seharusnya dijual banyak digunakan untuk kebutuhan pribadi, dan banyak rekan-rekan yang membeli pulsa tetapi tidak membayar.

Saat itu, Hamzah sempat down, dan kembali bangkit setelah membaca buku-buku tentang bisnis dan pengembangan diri.

Di kelas 2 SMA, Hamzah kembali bangkit memulai usaha dengan memproduksi pin, namun keberuntungan belum berpihak karena Hamzah belum menguasai teknik dalam membuat pin tersebut.

Di sini Hamzah mengalami kegagalan lagi, tetapi dia tetap semangat dan terus belajar dengan membaca biografi pengusaha-pengusaha sukses.

Kemudian Hamzah mencoba menjual snack, roti diusaha ini Hamzah memperoleh keuntungan Rp5.000.000. Dalam menjalankan bisnis ini Hamzah kemudian bertemu dengan mitra bisnis franchise bimbel. Di usaha bimbel inilah usaha Hamzah berkembang dengan pesat.

Hamzah memperoleh kesuksesan dalam bisnis setelah terjun ke usaha bimbel, meskipun sudah sukses Hamzah terus mengembangkan usaha bisnisnya dengan membuka usaha sofa bed.

Kisah Inspiratif Nicholas Kurniawan

Seperti anak muda inspiratif lainnya, Nicholas Kurniawan juga membuka pintu sukses usaha ikan hias bukan dari warisan sukses keluarganya, namun dari kerja keras, kerja cerdas, dan tentu saja ada key points yang mendorong dia untuk sukses.

Lahir dalam keluarga sederhana, bahkan untuk biaya hidup sehari – hari, Nicholas Kurniawan harus berhutang kesana kemari untuk menyambung hidup dan juga menyekolahkan anak – anaknya.

Satu hal yang tak pernah ia lupakan adalah dimana ia harus menerima surat taguhan pembayaran yang sekolahnya yang tertunggak.

Kondisi inilah yang membuatnya harus mandiri lebih awal. Prinsip yang ia pegang, bisa membantu orang tua membiayai sekolah sendiri, apapun yang menghasilkan asalkan halal dan bisa dijual akan ia jual.

Ditengah keluarga yang serba kekurangan, ia sebenarnya merupakan anak yang cerdas dan berbakat. Ia juga menjadi lulusan terbaik di SD Santa Maria Djuanda, meraih nilai tertinggi matematika sejak SMP hingga SMA kelas 1, dan aktif dalam kegiatan OSIS dan ekstrakurikuler membuat Nicholas dikenal luas dikalangan teman-temannya.

Menjual makanan, minuman, pakaian, bisnis MLM, hingga asuransi semua sudah dia jalani sejak kelas 2 Sekolah dasar untuk membantu orang tuanya.

Suka-duka, jatuh bangun dalam berjualan telah membentuk mental Nicholas menjadi tegar hingga sekarang.

Awal mula kisah sukses Nicholas berawal dari kebetulan. Dalam bisnis faktor kebetulan bahkan keberuntungan sekalipun hampir selalu menghampiri orang yang siap, sehingga tidak ada orang sukses yang datang tiba-tiba, begitupun awal sukses Nicholas di bisnis ikan hias.

Saat Nicholas duduk di bangku SMA kelas 2 , salah seorang  teman baiknya memberikan sepaket ikan Garra Rufa, ikan yang biasanya banyak dijumpai di mall untuk terapi.

Entah apa tujuannya, walaupun temannya tahu, Nicho bukanlah orang yang suka memelihara ikan. Kisah sukses ternyata berawal dari sini.

Insitng bisnis Nicholas langsung merespon. Prinsip apa saja yang bisa dijual akan dia jual membawa ikan hias tersebut coba ditawarkan dalam forum jual beli Kaskus.

Walau awalnya hanya iseng, namun ajaib ternyata laris. Ikan yang ia jual tersebut banyak yang berminat.

Kegagalan berulang di bisnis masa lalunya kini menjadi pondasi membentuk pola sukses di bisnis ikan hias ini.

Segera, Nicholas menacri informasi profil ikan Garra Rufa termasuk tempat membeli ikan ini, sampai akhirnya ia membuka “Garra Rufa Center”, toko online khusus menjual ikan Garra Rufa beserta perlengkapannya.

Profit bersih Rp 2 – 3 juta per bulan untuk usaha awal tentu cukup lumayan dab bisa jadi motivasi sukses selanjutnya.

Apalagi pelanggannya sudah masuk ke berbagai kalangan mulai dari anggota DPR, pengusaha besar, hingga artis.

Selepas dari SMA, salah satu impian Nicholas adalah bisa kuliah di Prasetiya Mulya Business School. Biaya kuliah disini tentu tidaklah murah.

Kebutuhan biaya 10 juta per bulan membuat otak kreatif Nicholas langsung merespon bahwa usaha dagang ikan hias tak akan cukup untuk mencukupi biaya tersebut.

Motivasi kuat agar bisa kuliah di  Prasetiya Mulya Business School telah mendorong kreativitas dan keberanian Nicholas untuk “naik kelas” dari pedagang ikan hias mencoba menjadi eksportir ikan hias. Dunia ekspor merupakan ilmu baru bagi Nicholas.

Dunia ekspor ternyata rumit pada awalnya. Butuh usaha ekstra untuk mendalami seluk beluk cara mempromosikan bisnis, media iklan yang digunakan, mencari supplier yang baik hingga informasi tentang shipment agent termasuk didalamnya segala dokumen untuk keperluan ekspor harus dikuasai dengan baik dan juga paham alur proses yang dijalankan.

Kisah Inspiratif Cara Tuhan Memberikan Pertolongan

Kisah Inspiratif Cara Tuhan Memberikan Pertolongan

Saat berada dalam sebuah masalah, pasti kebanyakan dari kita akan lari ke hadapan Tuhan. Dimana Tuhanlah yang paling bisa memberikan kita jawaban dan ketabahan.

Walaupun terkadang kita lupa dengan Tuhan, namun ia tetap menyayangi kita dan memberikan kita semua jalan terbaik di hidup ini.

Ada banyak sekali kisah yang menggambarkan tentang Tuhan dan kebanyakan kisah tersebut sangat inspiratif dan membuat kita teringat dengan Tuhan.

Tidak ada kesepahaman mengenai konsep ketuhanan. Konsep ketuhanan dalam agama samawi meliputi definisi monoteistis tentang Tuhan dalam agama Yahudi, pandangan Kristen tentang Tritunggal, dan konsep Tuhan dalam Islam.

Agama-agama dharma juga memiliki pandangan berbeda-beda mengenai Tuhan. Konsep ketuhanan dalam agama Hindu tergantung pada wilayah, sekte, kasta, dan beragam, mulai dari panenteistis, monoteistis, politeistis, bahkan ateistis.

Keberadaan sosok ilahi juga diakui oleh Gautama Buddha, terutama Śakra dan Brahma. Di bawah ini ada sedikit cerita tentang Tuhan.

Di sebuah desa yang terletak di bantaran sungai, terdapat sebuah kuil yang kerap dikunjungi warga. Kuil tersebut diurus oleh seorang pendeta yang sangat taat beribadah. Suatu hari pada peralihan musim, turun hujan deras yang menyebabkan sungai meluap.

Perlahan tapi pasti, air mulai memasuki rumah warga hingga setinggi mata kaki. Sebagian besar warga kemudian mengungsikan diri sambil membawa barang berharga.

Kisah Inspiratif Cara Tuhan Memberikan Pertolongan

Salah satu warga yang mengungsi memperingatkan pendeta yang masih berdoa di kuil untuk segera pergi dari desa.

Pendeta itu berkata, ‘Dasar tak beriman! Kamu pikir aku akan pergi begitu saja? Tak seperti kalian, aku yakin Tuhan akan menyelamatkanku. Pergilah saja duluan!’

Hujan masih berlanjut, kali ini ketinggian air sudah mencapai pinggang. Warga yang tersisa mengeluarkan perahu karet dan menyelamatkan diri.

Beberapa warga memeriksa kuil dan menemukan pendeta duduk di atas mejanya. Mereka memaksanya naik ke perahu, namun pendeta itu tetap menolak untuk pergi dengan alasan yang sama.

Pendeta yang taat itu terus berdoa di ruangannya. Tapi hujan yang turun belum menunjukkan tanda-tanda akan berhenti. Air pun terus naik hingga pendeta harus naik ke atap.

Beberapa saat kemudian, helikopter tim SAR datang dan menjemputnya. Pendeta itu masih menolak untuk mengungsi.

Ia yakin bahwa Tuhan akan menyelamatkannya. Karena keadaan yang semakin berbahaya, helikopter pun meninggalkanya.

Satu jam berlalu sejak helikopter tadi mendatangi pendeta, hujan masih deras dan si pendeta mulai kesulitan untuk bertahan di atap. Ia mulai panik dan berkata,

‘Tuhan, aku sudah selalu taat menyembahmu. Aku percaya engkau kan menyelamatkanku. Tapi mengapa kau biarkan aku menderita terus begini?’

Sesaat kemudian muncul suara, ‘Aku tahu engkau taat padaku. Aku telah mencoba menyelamatkanmu tiga kali. Satu dengan orang yang memperingatkanmu mengungsi, dua dengan perahu karet, dan yang terakhir dengan helikopter.’

Cerita inspiratif singkat tentang pendeta di atas menggambarkan orang taat beragama yang terlalu fanatik. Saking fanatiknya terhadap Tuhan, ia menjadi tidak bisa berpikir dengan logis dan rasional.

Lewat cerita tadi kita bisa belajar, Tuhan mendengarkan semua keluhan makhluk-makhluknya. Hanya saja, terkadang pertolongan dari Tuhan kita abaikan. Hasilnya, banyak kesempatan dalam hidup yang terlewatkan begitu saja.

Itulah cerita inspiratif mengenai Tuhan yang mungkin bisa membuat kalian semakin sayang kepada nya.

Semoga artikel ini dapat berguna dan bermanfaat terutama bagi kalian yang seringkali meninggalkan doa untuk kembali kepada Tuhan.

Kisah Inspiratif Dari Jordan

Mengalami kegagalan atau kekalahan, kita semua pasti pernah merasa putus asa dan ingin menyerah saja.

Mungkin kita juga pernah merasa hidup ini tak adil. Saat sudah berusaha keras memperjuangkan sesuatu, tiba – tiba saja kalian gagal dan terjatuh.

Ayo kunjungi website sbobet indonesia untuk mengetahui informasi lainnya mengenai Jordan karena disana terdapat data biografi yang sangat lengkap mengenai pebasket sukses ini.

Orang bilang kita harus bangkit lagi setelah gagal. Namun nyatanya hal itu tak semudah yang orang katakan. Untuk bangkit lagi itu tak selalu mudah.

Bahkan kita sampai harus berperang melawan ego sendiri. Namun kekalahan tak perlu kita tangisi. Coba ingat lagi sosok besar yang satu ini, Michael Jordan.

Kini ia dikenal sebagai salah satu pemain NBA (National Basketball Association) terbaik. Tak hanya dikenal sebagai pemain basket terbaik, ia juga dikenal sebagai seseorang yang punya etika kerja mengagumkan, juga kisah hidup yang luar biasa.

Di balik nama besar dan kesuksesannya saat ini, dulu ia pernah kalah ratusan kali dan jatuh berkali-kali.

Sejak kecil Jordan memiliki ketertarikan dalam bidang olah raga. Salah satu cabang olah raga kesukaannya adalah bola basket.

Saat baru duduk di bangku SMA, Jordan pernah ditolak saat ingin mengikuti seleksi masuk tim basket sekolahnya.

Alasan utama pada saat itu adalah karena badannya yang terlalu pendek. Selain itu, ia juga dinilai kurang mahir dalam permainan tersebut.

Jordan sangat sedih mendengar hal itu, tapi ia tak menyerah. Ia tetap berlatih dengan giat setiap hari di rumah. Tidak hanya tekniknya, ia juga melatih fisiknya dengan sangat keras dan disiplin. Dua tahun berikutnya, ia kembali mengikuti seleksi tim sekolahnya dan diterima.

Meski sudah diterima dalam tim, ia tidak langsung puas dan bermalas-malasan. Ia tetap rajin berlatih, bahkan ia sering pulang terlambat karena latihan tambahan.

Pada kompetisi SMA tahun 1981 Jordan membuktikan kerja kerasnya. Pada game pertamanya, ia berhasil mencetak 40 angka. Ia juga memiliki statistik yang mengesankan, rata-rata 25 angka per game, dan memenangkan kompetisi SMA di tahun yang sama.

Sejak saat itu karier basketnya terus menanjak. Ia bergabung dengan tim Universitas Carolina Utara dan memenangkan beberapa kompetisi pada tahun 1983 dan 1984. Kemudian ia mendapat kontrak dan bergabung dalam tim Chicago Bulls pada tahun 1984.
Chicago adalah tim besar yang berasal dari negara amerika, chicago juga masuk dalam daftar link sbobet yang ada dalam perjudian sportbook di sbobet. kembali dalam masa kecil jordan.

Karir Jordan di dunia basket professional NBA sangat gemilang. Ia mengantarkan timnya menjadi juara sebanyak enam kali, lima kali menjadi MVP di sepanjang musim, dan empat belas kali masuk ke dalam NBA All Stars.

Ia pensiun tahun 2003 dan tercatat sebagai pemain yang mencetak angka terbanyak kedua dalam satu musim. Kini Jordan menjadi pemilik klub NBA, pebisnis, dan salah satu legenda basket sepanjang masa.

Contoh cerita inspiratif singkat yang diangkat dari kisah kehidupan nyata Michael Jordan tadi mengajarkan tentang sifat pantang menyerah. Bagi Jordan, kesalahan dan kekalahan tidak menjadi masalah, tidak berani mencoba adalah kegagalan sesungguhnya.

Dalam sebuah wawancara, Jordan pernah berkata, “Aku telah melewatkan lebih dari 9000 kesempatan mencetak angka dan kalah lebih dari 300 game sepanjang karir. Aku dipercaya melakukan lemparan penentuan juara dan gagal sebanyak 26 kali. Aku telah gagal dan gagal, berulang kali dalam hidupku, itu sebabnya kini aku sukses.”

Selama kariernya, Michael Jordan berhasil mendapatkan enam gelar juara dan sudah lima kali ditunjuk sebagai MVP reguler, jelas ini pencapaian luar biasa. Setelah pensiun dari dunia basket tahun 2003 lalu, ia beralih menjadi seorang pengusaha. Semoga bermanfaat.

Kisah Inspiratif Dibalik Keripik Maicih

Kisah Inspiratif Dibalik Keripik Maicih

Reza Nurhilman, pengusaha sukses asal Bandung, ini terkenal dengan bisnis keripiknya yang melegenda. Sosok Reza dikenal sebagai salah satu profil orang sukses di Indonesia yang berhasil menghasilkan omzet hingga Rp 7 miliar per bulan.

Keripik Maicih pertama kali muncul di 2010 dengan promosi memanfaatkan media sosial Twitter. Mereka menggunakan strategi jualan ‘mendadak’ di beberapa wilayah khususnya Bandung dengan mobil si penjual.

Sampai akhirnya bisa menjadi salah satu brand keripik ternama di masyarakat yang diingat sampai skarang dengan level kepedasan 1-10.

Saat mengamati iklannya, mungkin kamu penasaran untuk mencobanya. Atau kamu bahkan penggemar berat krupuk buatan Reza ini?

Sebelum menjadi pengusaha muda yang berhasil seperti kini, jalan yang mesti ditempuh oleh Reza tidaklah mudah.

Kisah Inspiratif Dibalik Keripik Maicih

Reza Nurhilman atau biasa dipanggil AXL sudah mulai usaha sejak di bangku sekolah. Pada mulanya usaha Maicih terinspirasi dari jajanan keripik pedas yang dijual seorang nenek yang tinggal di sekitar rumahnya.

Saat itu ia hanya langganan untuk membeli keripik tersebut sebelum akhirnya berani menjual ke teman-teman di sekolah. Responsnya ternyata baik hingga Reza dapat memberi label merk ke bisnis keripiknya dengan sebutan “Maicih”

Beragam usaha dikerjakannya, mulai dari berjualan pupuk sampai produk elektronik. Tetapi, usaha tersebut kurang berhasil walaupun dia memerlukan banyak tarif untuk melanjutkan ke perguruan tinggi.

Sampai suatu hari, Reza diajak oleh sahabatnya ke Cimahi untuk menjajal krupuk pedas yang sedap buatan seorang nenek.

Memang benar krupuk lada pedas itu rasanya sedap sekali, sayangnya makanan tersebut kurang dipasarkan. Hasilnya, dia bahkan bertanya mengenai resep krupuk tersebut dan meminta izin sang nenek untuk menjualnya.

Dengan bermodalkan lima belas juta rupiah, Reza mengawali bisnis krupuk pedas levelnya yang diberikan nama Maicih.

Mulanya, dia cuma memproduksi 50 bungkus dengan varian jenjang pedas 1–5 dan menjajakannya dengan berkeliling kampung. Tak cuma berkeliling, dia juga memanfaatkan media sosial seperti Twitter dan Facebook supaya dagangannya semakin laku.

Uniknya lagi, dia mewujudkan jargon khusus dikala berkomunikasi di media sosial. Misalnya adalah dengan membahasakan dirinya sebagai “emak” dan pembeli sebagai “cucu”.

Reseller dari produknya bahkan mempunyai julukan tersendiri, adalah jenderal. Bahkan, dia juga membikin istilah untuk membuktikan orang yang ketagihan dengan produknya dengan kata “tericih-icih”. Wah, kreatif sekali, ya?

Pelan melainkan pasti, krupuk Maicih buatan Reza laku keras di pasaran. Dari yang cuma memproduksi 50 bungkus, kemudian meningkat menjadi 2.000 bungkus per hari.

Tak cuma bisa melanjutkan kuliah, dia juga menjadi jutawan muda. Pasalnya, omzet pria asal Bandung ini bisa mencapai Rp30 juta per harinya.

Di era digital ini, memasarkan bisnis jauh lebih mudah dengan adanya media sosial. Kamu bisa memanfaatkannya untuk membikin bisnismu lebih maju.

Tentunya tidak sekadar membuatnya saja, melainkan kamu bisa membuatnya semenarik mungkin sehingga cakap perhatian pengguna media sosial. Lazimnya, yang unik dan menarik akan pesat memperoleh perhatian dari warganet.

Selain itu, kamu juga perlu menentukan mutu produk yang kamu buat. Asal viral saja melainkan mutu tidak pantas, bisa jadi tidak akan membikin bisnismu bertahan lama.

Sekiranya memang benar-benar serius mau memasarkan bisnismu melewati media sosial, kamu bisa mencontoh metode yang dilaksanakan oleh Reza ini.

Itulah kisah inspiratif dari Keripik Maicih. Semoga bermanfaat.